hardship

Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 27 March 2008

Pdt. Hengky So
Khotbah Doa Malam 27/03/08
Graha Bethany Nginden

Mazmur 34:20, mengatakan: Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

Menjadi orang benar tidaklah berarti kita tidak mengalami kemalangan atau kesulitan. Firman Tuhan mengatakan bahwa kemalangan orang benar itu banyak tetapi Tuhan akan melepaskan dari semuanya itu. Ada dua jenis kemalangan yang ada dalam dunia ini yaitu kemalangan yang bodoh dan kemalangan orang benar.

Kemalangan yang bodoh yaitu suatu kemalangan yang sebetulnya tidak perlu kita alami, namun karena kurangnya pengalaman maka hal itu akhirnya kita alami, selain itu karena tidak mau belajar dari pengalaman. Suatu kemalangan yang bodoh ini juga dikarenakan kita tidak dapat menguasai diri. Misal: Ada sepasang suami istri yang bertengkar sampai akhirnya masuk dalam penjara hanya karena kehilangan uang yang jumlahnya Rp. 50.000; padahal seharusnya hal ini tidak perlu terjadi ketika ada penguasaan diri.

Ada satu ayat yang hari-hari ini dilanggar yaitu dalam 1 Timotius 6:10: “akar dari kejahatan adalah cinta uang…” Saudara, walaupun kita boleh mencari uang tetapi kita harus berhati-hati dengan uang, jangan sampai kita memburu uang akhirnya kita menyimpang dari iman. Sehingga kehidupan kita dipenuhi berbagai duka serta mengalami kemalangan. Sebab itu kita harus bertobat agar mengalami pemulihan.

Yang berikutnya adalah kemalangan orang benar, dalam arti saat kita sudah hidup benar di hadapan Tuhan, bahkan saat kita sudah melayani Tuhan tetapi kita masih saja mengalami kemalangan. Namun kemalangan ini adalah sesuatu yang diijinkan oleh Tuhan. Dan ketika kita mengalami kemalangan, maka:

  • Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menguatkan dan meneguhkan hati karena di balik semua masalah itu pasti ada kebaikkan Allah (Roma 8:28). Ilustrasi: di dasar laut ada percakapan antara induk kerang dan anak kerang,  anak kerang itu mengadu karena ada sebutir pasir laut yang masuk ke dalam cangkangnya kemudian menggesek nggesek dagingnya dan ini membuat rasa perih. Ibu kerang memberikan semangat kepada anaknya dengan mengatakan supaya membungkus butiran pasir dengan lendir yang ada di perutnya. Namun rasa sakit itu tetap dialami hingga dengan lewatnya waktu lendir yang ada terus membalut pasir hingga akhirnya terbentuk mutiara yang indah.
  • Hal kedua adalah berikan reaksi yang benar terhadap kemalangan  atau masalah yang kita alami, maka Tuhan akan membela kita. Dalam arti dalam hidup ini tetapkan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan misalnya ketika kita dibenci orang, kita terus memberikan kasih. Kesaksian: suatu malam saya mendengar pintu pagar saya diketok oleh seorang ibu yang adalah seorang jemaat saya, saat itu dia lari karena dipukuli oleh suaminya. Namun ia terus mendoakan suaminya, ia tetap memberikan respon yang baik, hingga akhirnya suaminya berubah.
  • Dan hal ketiga adalah tetaplah mendekat kepada Tuhan, tetaplah melayani Tuhan. Ketika ada masalah jangan menjauh dari Tuhan melainkan lebih dekat dengan Tuhan

Kesaksian: Tahun yang lalu istri saya mengalami kelainan dalam kandungannya, dimana kantung hamilnya berada di luar rahim. Sehingga ini hanya bertahan delapan minggu dan jika pecah maka dapat menyebabkan pendarahan, karena itu harus segera dioperasi. Kemudian setiap malam kami berdoa. Sampai akhirnya istri saya test urine dan hasilnya negative, Tuhan membuka keajaiban bagi kami. Amin.