We would like to invite you to celebrate Christmas with Gereja Bethany Indonesia (Bethany Church) on:

Saturday, December 19th, 2009 @ 4 pm.

The service will be held in:

Portico Community Church

1814 Barbertown Rd. Room 102

Mississauga, ON L5M 2M5

Please join us to celebrate the birth of Lord Jesus Christ with Successful Bethany Families. God Bless.

For more information contact: Ps. Jusuf Tunggal @ 647-237-2377

or email us at:

bethany.toronto@gmail.com  or bethanychurchcanada@yahoo.com

Advertisements
© bionicteaching

© bionicteaching

Oleh: Henry Sujaya

Saya baru saja membaca sebuah artikel yang ditulis Daniel Gilbert, seorang Profesor Psikologi dari Harvard University, judulnya “The unbearable angst of uncertainty”. Di situ dia menulis tentang sebuah eksperimen yang dilakukan peneliti dari Maastricht University di Belanda yang melakukan penelitian pada sekelompok orang dengan memberikan 20 kejutan listrik. Kepada satu kelompok, para peneliti memberitahukan bahwa akan ada 17 kejutan ringan dan 3 kejutan berat, sedangkan kelompok yang lain hanya tahu bahwa mereka akan menerima semua kejutan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang justru tahu bahwa mereka cuma menerima 3 kejutan berat, ternyata lebih takut dan kuatir. Jantung mereka berdetak cepat dan mereka berkeringat dingin.

Ini karena orang cenderung lebih stress kala mereka mengetahui kalau sesuatu yang buruk mungkin terjadi, daripada mengetahui sesuatu yang buruk akan terjadi. Kebanyakan orang ternyata, kalau mereka tahu sesuatu yang buruk akan terjadi, walau pada awalnya mereka akan terpukul, setelah beberapa saat mereka akan mulai menerima kenyataan dan bersiap untuk memperoleh yang terbaik dari keadaan yang terburuk. Read the rest of this entry »

©timsnell

©timsnell

Shalom,

Rekan hamba Tuhan dan rekan-rekan seiman di Canada,

Kami ingin memperkenalkan sebuah pelayanan yang diharapkan dapat bermanfaat untuk perkembangan gereja dan pertumbuhan iman jemaat, yaitu IMC Broadcasting (siaran radio melalui internet), yang dapat diakses di http://www.imcmedia.org

Disamping untuk mendengarkan siaran yang terus berlangsung selama 24 jam sehari dengan berbagai acara, website tersebut juga berisi artikel-artikel rohani yang diharapkan memberkati setiap orang.

Kami mengharapkan melalui pelayanan ini dapat menolong pertumbuhan gereja dari segi jumlah maupun kualitas iman. Kadang kami menerima pertanyaan (konseling) atau bantuan informasi dari pendengar tentang tempat ibadah dimana pendengar berada dan tentu dengan senang hati kami akan salurkan kepada gereja atau hamba Tuhan yang dekat dengan tempat pendengar tersebut. Diharapkan melalui kerjasama ini bisa memperluas pekerjaan Tuhan. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Jika anda menginginkan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi broadcast@imcmedia.org

Salam kami,

Pdt. Johan Kusmanto, MA

IMC Broadcasting (Hong Kong)

© r-z

© r-z

MELIHAT SISI MENARIK

Ayat bacaan:

Filipi 4:8

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Ketika meliput Java Jazz kemarin, saya ditemani oleh dua orang rekan fotografer yang dengan tangkas meliput sekian banyak pentas pertunjukan selama 3 hari. Betapa beda hasil tangkapan kamera mereka dengan orang awam di dunia fotografi seperti saya. Dengan kamera yang sama sekalipun, hasil jepretan mereka ternyata jauh berbeda. Mereka bisa menangkap ekspresi-ekspresi musisi dari sudut pandang yang tepat, mereka tahu benar dari sisi mana mereka harus menangkap si objek sehingga hasilnya jauh lebih menarik. Maka gemerlap Java Jazz bisa didokumentasikan dengan baik. Foto-foto yang dihasilkan berbicara sangat banyak mengenai kemeriahan dan gemerlap sebuah pesta musik tahunan terbesar di dunia saat ini. Ketika mereka mengambil foto-foto candid dari penonton pun demikian. Orang yang menggendong anak misalnya, mungkin itu hal biasa yang kita jumpai di tengah keramaian. Tapi di tangan mereka, foto orang yang menggendong anak tersebut bisa terlihat begitu luar biasa. Sementara jika saya yang memotret, hasil fotonya tidak kabur saja sudah syukur. Itu sebuah analogi dari bagaimana sudut pandang yang berbeda bisa menghadirkan hasil yang berbeda. Read the rest of this entry »

Lazy11Ayat bacaan:
Amsal 26:13
“Berkatalah si pemalas: ‘Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!'”

Fokus pada manfaat

Ada banyak orang yang sudah gagal sebelum memulai. Saya sendiri dulu pernah mengalami hal ini, bahkan berkali-kali. Ada banyak ide yang sebenarnya bisa saya realisasikan, namun ketika saya memikirkan faktor-faktor resiko yang mungkin muncul, saya akhirnya mundur, dan semua ide tersebut tidak jadi direalisasikan. Akibatnya saya tidak maju-maju, tetap jalan di tempat. Seringkali ketakutan berlebihan akan faktor resiko menjadi penghalang bagi seseorang untuk maju dan berkembang. Bayangan akan kesulitan yang akan timbul jika melakukan sesuatu, bayangan kesibukan yang pastinya akan menyita waktu dan merampas waktu-waktu bersantai, pikiran yang dihantui ketakutan akan ini dan itu, semuanya bisa membuat orang mengurungkan niat untuk mulai berbuat sesuatu. Read the rest of this entry »

© quinn.anya

© quinn.anya

Ayat bacaan:
1 Timotius 6:11
“Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.”

Bicara soal sabar, saya rasa seorang nenek berkebangsaan Korea berikut bisa menjadi salah satu contoh luar biasa. Cha, 68 tahun, dari Korea Selatan, telah melakukan 771 kali ujian teori pembuatan SIM (Surat Ijin Mengemudi), dan masih saja tidak lulus! Menurut pihak kepolisian disana, Cha mencetak rekor orang dengan ujian terbanyak. Sejak 2005, Cha datang ke kantor polisi hampir setiap hari untuk melakukan ujian. Dan bulan Februari kemarin, ia mencapai angka 771 kali untuk kembali gagal dalam ujian teori. Tapi Cha tidak menyerah, tidak bersungut-sungut, tidak mencari jalan pintas dengan menyuap, dan tidak menyalahkan siapa-siapa. Dia pantang mundur, dan terus berusaha, walaupun waktu dan biaya yang dia keluarkan sudah begitu besar. Menurut artikel yang saya baca, tidak kurang dari US $ 3600 atau sekitar 44 juta rupiah sudah ia keluarkan selama usahanya untuk mendapatkan SIM. Namun dia tetap tidak mau berhenti mencoba. Untuk apa SIM buat Cha? Sehari-hari Cha berjualan makanan dan kebutuhan rumah tangga dengan gerobak dorong dari pintu ke pintu di sebuah kompleks perumahan, dan untuk mendukung kelancaran usahanya ditambah usianya yang sudah tidak lagi muda, ia memerlukan mobil agar dapat berjualan dengan lebih mudah. Polisi disana sudah mengenalnya, dan sangat terharu dengan usaha keras Cha. Mereka sudah merencanakan sebuah penghargaan untuk Cha, jika suatu saat nanti Cha akhirnya mampu lulus ujian. Apakah Cha berencana untuk berhenti mencoba? Tidak. Dia mengatakan bahwa ia akan terus mencoba, karena ia percaya satu hari nanti ia akan berhasil. Saat ini dia masih terus berusaha mencoba dengan datang melakukan ujian setidaknya sekali seminggu. Read the rest of this entry »

Ayat bacaan:
Mazmur 91:9-12
“Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.”

Menghadapi tuduhan akan kesalahan masa lalu. Ketika beberapa hari yang lalu saya menulis tentang ujian, saya sebenarnya heran mengapa Tuhan berbicara mengenai hal itu. Ternyata kemarin alasannya menjadi jelas. Saya mengalami sebuah masalah akibat sebuah kesalahan yang pernah saya perbuat di masa lalu. Kesuksesan situs jazz yang saya kelola saat ini ternyata menimbulkan rasa iri hati terhadap seseorang, dan ia pun memakai kesalahan saya di masa lalu untuk menghancurkan saya. Saya tidak tahu siapa, dan jujur saya merasa heran sekaligus sedih, karena saya tidak pernah merasa punya musuh sama sekali. Kok tega-teganya melakukan fitnah seolah-olah saya masih berbuat kesalahan itu pada saat sekarang. Melihat sifat saya di masa lalu, saya seharusnya emosi dan marah. Tapi tidak, ketika mendengar hal itu, walaupun saya merasa sedih dan kecewa, saya tidak mau terjebak dalam kemarahan, yang bisa dimanfaatkan iblis sebagai celah untuk menjatuhkan saya. Sudah jatuh karena fitnah, jatuh lagi karena iblis? Tidak. Saya tidak mau. Saya sadar diri saya lemah, dan saya menghabiskan banyak waktu untuk berdoa. Bukan minta Tuhan menurunkan petir untuk menghanguskannya, bukan minta agar ia menjadi celaka, namun saya hanya berdoa agar saya diberi kekuatan dan Tuhan bisa menurunkan pertolongan agar saya tidak celaka. Saya mengatakan pada Tuhan bahwa saya mengampuni orang itu dan tidak dendam sama sekali, siapapun dia. Read the rest of this entry »

Christian Heritage Day

Christian Heritage Day

Join Hillsong United at Christian Heritage Day on June 6, 2009 at Ontario Place. Tickets starting from $36 for group pricing. Visit uniteinworship.com for more info.

Ayat bacaan: Daniel 6:11
“Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”

Setelah mengalami sendiri, saya tahu bahwa rasanya sangat tidak enak menghadapi fitnah. Rasa sirik dan iri hati sepertinya sudah mendarah daging dalam kehidupan manusia, sehingga pembunuhan karakter lewat tuduhan-tuduhan keji bisa dilemparkan dengan mudahnya hanya karena merasa iri melihat keberhasilan orang lain.  Hari ini Tuhan mengingatkan saya akan kisah Daniel yang mengalami hal yang sama. Read the rest of this entry »

Ayat bacaan:
Markus 15:38
“Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.”

Pemulihan hubungan dengan Tuhan, Yesus buka jalan. Seorang rekan wartawan bercerita tentang pengalamannya ketika bertemu dengan salah seorang konglomerat Indonesia. Ketika itu ia mendekati si konglomerat dan mencoba untuk melakukan wawancara. Namun respon si konglomerat lumayan menyakitkan. “anda bisa hubungi salah satu direktur bawahan saya.. anda tidak layak mewawancarai saya. Sesuai tingkatan, hanya redaktur anda yang layak mewawancarai saya.” Rekan saya tersenyum pahit dan berkata, “ya.. masuk akal juga sih… siapa sih saya, cuma kacung bawahan, mana mungkin layak berbicara dengan konglomerat besar seperti dia.” Sebagai wartawan, saya tahu betul bagaimana susahnya melalui jalur birokrasi dan bertemu langsung dengan narasumber. Begitu pula dengan Dalam banyak hal di kehidupan atau pekerjaan kita pun demikian. Terkadang urusan protokoler yang penuh dengan birokrasi rumit dan berliku-liku harus kita hadapi. Terkadang kita hanya bisa menyampaikan aspirasi atau kebutuhan kita lewat orang-orang tertentu sebagai wakil dari orang yang dituju. Kita tidak akan seenaknya diperbolehkan untuk bertemu dengan mereka. Dalam struktur perusahaan besar pun sama. Pemilik perusahaan biasanya tidak akan mengenal karyawan dalam struktur terendah di perusahaannya. Sang karyawan terendah ini pun mungkin tidak akan pernah bertemu dengan sang pemiliki. Semua ada jenjangnya. Masing-masing hanya akan bertanggungjawab kepada supervisornya, lalu si supervisor punya atasan lagi, dan seterusnya.

Sebelum kedatangan Yesus pola birokrasi untuk menghadap Tuhan pun tidaklah mudah. Mendengar suara Tuhan saja bisa menyebabkan kematian seperti yang beberapa kali disebutkan dalam kitab Ulangan, apalagi jika melihat Allah secara langsung. Inilah konsekuensi akibat kejatuhan manusia ke dalam dosa. Maka ada perantara-perantara yang diutus Tuhan, yaitu para nabi yang Dia pilih sendiri, untuk menyampaikan isi hatiNya kepada manusia. Coba perhatikan bagaimana firman Tuhan pada Musa ketika Dia hendak menurunkan 10 Perintah/Hukum Allah di atas gunung Sinai. (Keluaran 19-20). Tuhan menegaskan bahwa bangsa Israel tidak diperbolehkan menaiki gunung melewati pembatas. (Keluaran 19:21). Tuhan meminta agar gunung itu harus diberi pembatas dan dinyatakan sebagai tempat kudus. (Keluaran 19:23). Hanya Musa dan Harun saja yang diperbolehkan untuk bertemu dengan Tuhan. Posisi Imam Besar pun cukup memegang peranan penting sebagai perantara. Hanya merekalah yang diperbolehkan memasuki ruangan Mahakudus dalam bait Allah. Itupun hanya boleh setahun sekali, ketika mereka membawa darah korban persembahan. (Ibrani 9:25). Begitulah hubungan yang terputus antara manusia dengan Tuhan akibat jatuh ke dalam dosa. Tapi meski demikian, Tuhan begitu besarnya mengasihi manusia. Karya penebusan Kristus lewat kematianNya di atas kayu salib memulihkan hubungan itu.

Read the rest of this entry »

Save and Share Us

AddThis Social Bookmark Button

Come and Join us

Come and join us for service every Sunday at Portico Community Church, Room 102 at 10.30 am. Check out About Us page for more info.

RSS Verse of the day

  • Luke 1:30-33
    “But the angel said to her, “Do not be afraid, Mary; you have found favor with God. You will conceive and give birth to a son, and you are to call him Jesus. He will be great and will be called the Son of the Most High. The Lord God will give him the throne of his father David, and he will reign over Jacob’s descendants forever; his kingdom will never end.”” […]

RSS Christian News Headlines

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Daily Archive

December 2017
S M T W T F S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31