You are currently browsing the tag archive for the 'kasih' tag.
Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut.
“Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih.” Read the rest of this entry »
Source: Youth GBI BSD
“Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu: cintailah musuh-musuhmu, dan doakanlah orang-orang yang menganiaya kalian,” (Mat 5 :44)
Kita sering menemukan kejadian demi kejadian yang diakibatkan dengan perasaan terluka, pengkhianatan dan kebencian para pengikut Kristus saat ini, mulai merajalela dari dalam Rumah Tangga sampai ke gereja2, bahkan sdh dianggap sebagai perilaku normal, kita tidak akan terkejut lagi bila pasangan suami istri Kristen saling menggugat utk bercerai, perpecahan Gereja kita anggap sudah hal yg biasa bahkan disamarkan karena “Kehendak Tuhan,” Politik dalam gereja dimainkan dengan dalih demi “kepentingan Jemaat,” bahkan secara terang2an kita ikut meng”amin”kan jika seorang Pendeta menyerang men-jelek2-kan Pendeta lain saat Khotbah, Kadang kita ikut mendukung Gembala Sidang & Para Pendeta dalam memainkan Manuver-Manuver Rohani utk menarik Jemaat,
begitu mudahnya ber-pindah2 gereja hanya karena masalah2 sepele, sudah mati-rasa kah kita?.(iya kali….!) Read the rest of this entry »
M : Hallo Reception …. tolong hubungkan ke 119 atau 221 ya…
Reception : Ditunggu…
IT : Ya, ada yang bisa saya bantu?
M : Ini dengan Pak Ariel atau Pak Michael? Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal program KASIH-SAYANG. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?
IT : Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?
M : Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk Menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?
IT : Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan Anda di mana HATI Anda?
M : Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif? Read the rest of this entry »
Author Unknown
Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama didepan kedainya, lalu berkata? Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi? “Ya, tetapi, aku tdk membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu. “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik kedai. Silahkan duduk, aku akan memasakan bakmi untukmu. Read the rest of this entry »
Pernah suatu waktu orang bertanya: hadiah apa yang paling berharga di dunia ini? Salah satu filsafat kuno China mengatakan: “Hadiah yang paling berharga dan bernilai yang dapat kita terima atau berikan
adalah maaf (pengampunan).”
Kalau direnungkan filsafat ini ada benarnya. Maaf atau pengampunan kesalahan itu memang banyak manfaatnya:
1. Tidak ada permusuhan, dendam atau pembalasan dendam. Mata rantai kejahatan langsung bisa putus.
2. Benci dan dendam yang bisa merusak badan, kesehatan, kekotoran jiwa hilang.
3. Stress hilang.
4. Penghapusan dosa.
5. Kelegahan rohani dan mental.
6. Pelepasan dari rasa bersalah yang sangat berat bebannya.
7. Kinergi kerja sama meningkat karena tidak ada permusuhan.
8. Kalau dosa diampunkan kita dapat kembali kepada rangkulan Allah dan mendapat hidup kekal.
9. Pengembalian status seorang hamba menjadi seorang anak Allah dan pangeran.
10. Dengan memaafkan sesama kita, maka Allah juga memaafkan kesalahan kita. Read the rest of this entry »
Original message from F3n:
Suatu malam BAPA menyapa seorang anakNya, hamba perempuanNya yang setia, “Selamat malam anakKu,” hamba perempuan itu membalas salam TUHAN dengan lembut, “Selamat malam, TUHAN,” “AnakKu, maukah kau belajar tentang KASIH?” Saat itu dia dipenuhi sukacita dan menjawab, “Tentu TUHAN!” “Baiklah,” kata BAPA,” Aku akan menunjukkan KASIH padamu.”
Beberapa waktu berlalu, hamba perempuan itu dengan setia menantikan panggilan TUHAN kembali. Suatu hari dia menemukan janin tertanam dalam kandungannya. Dipenuhi kegembiraan, dia bersama suami dan keluarganya merayakan moment itu.
Bulan demi bulan berlalu, hamba perempuan ini kian menyayangi janin dalam kandungannya, anaknya. Akhirnya waktu bersalin pun tiba. Dipenuhi degup-degup emosi, perjuangan antara hidup dan mati, dia melahirkan anaknya, seorang anak perempuan yang mungil dan cantik seperti dirinya. Hatinya dan seluruh keluarganya dipenuhi sukacita.
Namun tidak berlangsung lama. Beberapa menit sesudahnya, dokter menyatakan bahwa bayi yang dilahirkannya tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya meninggal dalam hitungan jam. Read the rest of this entry »
Ada seorang Profesor mata kuliah Religi yang bernama Dr.Christianson yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kecil di bagian barat Amerika Serikat. Dr. Christianson mengajar ke-Kristenan di perguruan tinggi ini dan setiap siswa semester pertama diwajibkan untuk mengikuti kelas ini. Sekalipun Dr. Christianson berusaha keras menyampaikan intisari Injil kepada kelasnya, ia menemukan bahwa kebanyakan siswanya memandang materi yang diajarnya sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Meskipun ia sudah berusaha sebaik mungkin, kebanyakan siswa menolak untuk menanggapi Kekristenan secara serius.
Tahun ini, Dr. Christianson mempunyai seorang siswa yang spesial yang bernama, Steve. Steve belajar dengan tujuan untuk melanjutkan studinya ke seminari dan mau masuk ke dalam pelayanan. Steve seorang yang popular, ia disukai banyak orang, dan seorang atlet yang memiliki fisik yang prima dan
ia merupakan siswa terbaik di kelas professor itu.
Suatu hari, Dr Christanson meminta Steve untuk tidak langsung pulang setelah kuliah karena ia mau berbicara kepadanya. “Berapa push up yang bisa kamu lakukan?” Steve menjawab, “Saya melakukan sekitar 200 setiap malam.” “200? Lumayan itu, Steve,” Dr. Christianson melanjutkan. “Apakah kamu dapat melakukan 300?” Steve menjawab, “Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan 300 sekaligus.” “Apakah kamu pikir kamu dapat melakukannya? ” tanya Dr. Christianson. “Ok, saya bisa coba,” jawab Steve. Read the rest of this entry »







Comments