You are currently browsing the tag archive for the 'Firman' tag.
Ayat bacaan:
Amsal 26:13
“Berkatalah si pemalas: ‘Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!’”
Fokus pada manfaat
Ada banyak orang yang sudah gagal sebelum memulai. Saya sendiri dulu pernah mengalami hal ini, bahkan berkali-kali. Ada banyak ide yang sebenarnya bisa saya realisasikan, namun ketika saya memikirkan faktor-faktor resiko yang mungkin muncul, saya akhirnya mundur, dan semua ide tersebut tidak jadi direalisasikan. Akibatnya saya tidak maju-maju, tetap jalan di tempat. Seringkali ketakutan berlebihan akan faktor resiko menjadi penghalang bagi seseorang untuk maju dan berkembang. Bayangan akan kesulitan yang akan timbul jika melakukan sesuatu, bayangan kesibukan yang pastinya akan menyita waktu dan merampas waktu-waktu bersantai, pikiran yang dihantui ketakutan akan ini dan itu, semuanya bisa membuat orang mengurungkan niat untuk mulai berbuat sesuatu. Read the rest of this entry »
Written by Joice Hadisiswoyo
Tuesday, 18 November 2008
Ayat Bacaan Yesaya 43:1-3
“Akhirnya hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya”
Efesus 6:10
Dalam menapaki hidup ini setiap kita pasti pernah melewati bagian-bagian yang ada dalam kehidupan ini. Mungkin, ada masanya kita mengalami suatu hal yang menyenangkan namun ada juga saatnya kita mengalami duka. Oleh karena itu pahamilah setiap hal yang terjadi supaya kita memperoleh pengertian dan tidak menjadi kecewa dalam menjalani hidup ini. Salah satu bagian kehidupan adalah persoalan, dimana setiap orang pasti pernah mengalami masalah atau tantangan, dan setiap kita tidak akan dapat menghindar dari masalah. Dengan demikian kita tidak boleh tawar hati ketika sedang menghadapi persoalan, sebab pada saat kita mulai tawar hati maka lemahlah kekuatan kita. Read the rest of this entry »
Written by Joice Hadisiswoyo
Sunday, 31 August 2008 00:00
Rev. Josia Abdisaputera
Session I 31-08-08
Graha Bethany Nginden
Revelation 2:10b said: “be thou faithful unto death, and i will give thee a crown of life”. In this life God searches a person who has a faithful character, because the person will get appreciation from God. In old testament, God always says if we have a faithful, He will give his blessing for us.
The meaning of “faith” derives from Greek PISTO EJ (Pistos) Y, the meaning is can be trusted. According to dictionary, the meaning of faithful is keeping doing a task however it is very heavy and difficult, keep on promise. Lately, it has been difficult to find a faithful person. Proverbs 20:6 said Most men will proclaim every one his own goodness: but a faithful man who can find? Read the rest of this entry »
Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 23 October 2008
Ayat Bacaan Yosua 1:1-18
Sebab itu hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus
2 Timotius 2:1
Saat Yosua dipilih oleh Allah untuk menggantikan Musa dalam memimpin umat Israel, terlebih dahulu Tuhan memberikan janji-janji pada Yosua. Dan Tuhan berfirman padanya, ”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu” (Yosua 1:9). Demikian pula pernyataan ini juga ditujukan kepada setiap kita supaya di tengah masalah atau situasi kehidupan yang tidak menentu kita tetap memiliki hati yang teguh dan kuat serta meletakkan kepercayaan hanya kepada Tuhan. Karena Tuhan menghendaki agar setiap umatNya menjadi umat yang kuat dan bukan umat yang lemah. Adapun ciri orang yang menguatkan imannya dalam Yesus adalah ia selalu percaya penuh pada Tuhan, tidak mudah menyerah dan mempunyai keyakinan bahwa ia pasti mampu melewati segala situasi yang terjadi. Yang berikutnya dalam Yosua 1:5, Tuhan berfirman bahwa Ia akan selalu menyertai kehidupan Yosua dan tidak akan meninggalkannya. Read the rest of this entry »
Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 27 March 2008
Pdt. Hengky So
Khotbah Doa Malam 27/03/08
Graha Bethany Nginden
Mazmur 34:20, mengatakan: Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
Menjadi orang benar tidaklah berarti kita tidak mengalami kemalangan atau kesulitan. Firman Tuhan mengatakan bahwa kemalangan orang benar itu banyak tetapi Tuhan akan melepaskan dari semuanya itu. Ada dua jenis kemalangan yang ada dalam dunia ini yaitu kemalangan yang bodoh dan kemalangan orang benar.
Kemalangan yang bodoh yaitu suatu kemalangan yang sebetulnya tidak perlu kita alami, namun karena kurangnya pengalaman maka hal itu akhirnya kita alami, selain itu karena tidak mau belajar dari pengalaman. Suatu kemalangan yang bodoh ini juga dikarenakan kita tidak dapat menguasai diri. Misal: Ada sepasang suami istri yang bertengkar sampai akhirnya masuk dalam penjara hanya karena kehilangan uang yang jumlahnya Rp. 50.000; padahal seharusnya hal ini tidak perlu terjadi ketika ada penguasaan diri. Read the rest of this entry »
From: ivana indahwati
Bacaan: Filipi 2:1-11
Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri — Filipi 2:3
Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan-lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas. Hal itu membuat ribuan baut lain terancam lepas pula.. Baut-baut kecil lain berteriak menguatkan, “Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!” Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama. Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan semangat pada satu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa baut kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal.
Sayang, dunia kerja seringkali berkebalikan dengan ilustrasi di atas. Kita malah cenderung girang melihat rekan sekerja “jatuh”, bahkan kita akan merasa bangga apabila kita sendiri yang membuat rekan kerja gagal dalam tanggung jawabnya. Jika itu dibiarkan, artinya perpecahan sedang dimulai dan tanpa sadar kita menggali lubang kubur sendiri. Apa yang disebut gaya hidup seorang Kristen seakan tidak berlaku di tempat kerja. Padahal setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu disorot oleh Sang Atasan. Read the rest of this entry »
Pengkhotbah 3:1-15
3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
3:2 Ada waktu untuk lahir
Ada waktu untuk meninggal
Ada waktu untuk menanam
Ada waktu untuk mencabut yang ditanam
3:3 Ada waktu untuk membunuh
Ada waktu untuk menyembuhkan
Ada waktu untuk merombak
Ada waktu untuk membangun
3:4 Ada waktu untuk menangis
Ada waktu untuk tertawa
Ada waktu untuk meratap
Ada waktu untuk menari
3:5 Ada waktu untuk membuang batu
Ada waktu untuk mengumpulkan batu
Ada waktu untuk memeluk
Ada waktu untuk menahan diri dari memeluk Read the rest of this entry »
Original message from F3n:
Suatu malam BAPA menyapa seorang anakNya, hamba perempuanNya yang setia, “Selamat malam anakKu,” hamba perempuan itu membalas salam TUHAN dengan lembut, “Selamat malam, TUHAN,” “AnakKu, maukah kau belajar tentang KASIH?” Saat itu dia dipenuhi sukacita dan menjawab, “Tentu TUHAN!” “Baiklah,” kata BAPA,” Aku akan menunjukkan KASIH padamu.”
Beberapa waktu berlalu, hamba perempuan itu dengan setia menantikan panggilan TUHAN kembali. Suatu hari dia menemukan janin tertanam dalam kandungannya. Dipenuhi kegembiraan, dia bersama suami dan keluarganya merayakan moment itu.
Bulan demi bulan berlalu, hamba perempuan ini kian menyayangi janin dalam kandungannya, anaknya. Akhirnya waktu bersalin pun tiba. Dipenuhi degup-degup emosi, perjuangan antara hidup dan mati, dia melahirkan anaknya, seorang anak perempuan yang mungil dan cantik seperti dirinya. Hatinya dan seluruh keluarganya dipenuhi sukacita.
Namun tidak berlangsung lama. Beberapa menit sesudahnya, dokter menyatakan bahwa bayi yang dilahirkannya tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya meninggal dalam hitungan jam. Read the rest of this entry »
Shalom,
Pada tanggal 31 Juli – 3 Agustus 2008, Bethany Toronto mendapat kesempatan untuk mengadakan KKR bersama dengan Pdt. Lukas Kusuma dari Bethany Philadelphia, Pdt. Hannah Tanusaputera dan Pdt. Yusak Hadisiswantoro. Terlampir berikut rangkuman isi dari KKR bulan lalu untuk kembali mengingatkan kita akan Firman Tuhan yang telah disampaikan!
==
KKR Bethany Toronto Session I
Pdt. Lukas Kusuma
Thu Jul 31 2008 18:00
“Mujizat”
Mujizat terjadi ketika kita:
1) Do something. Jangan tinggal diam. Kerjakan bagian saudara dan tinggalkan sisanya untuk Tuhan.
2) Rukun Bersatu. Jangan bandingkan pasangan dengan orang lain. Mengucap syukur dengan apa yang Tuhan beri.
3) Menghargai apa yang sudah Tuhan beri. Jangan sibuk memikirkan apa yg kita belum/tidak punya. Tuhan buat mujizat dari perkara kecil yg kelihatannya tidak sebanding, i.e. Tongkat Musa, Daud vs. Goliat, 5 roti 2 ikan.
4) Tidak sombong. Jangan jaim. Jendral Naaman rendah hati mandi di Sungai Yordan untuk menyembuhkan kusta.
5) Siap menerima mujizat. Terkadang kita belum siap dan sebab itu Tuhan belum memberi mujizat.
===========
KKR Bethany Toronto Session II
Pdt. Lukas Kusuma
Thu Jul 31 2008 20:00
“Besarkan Kapasitas Anda”
1 Samuel 17:40
Tuhan membawa kita naik level melalui masalah. Daud bisa memperbesar kapasitasnya. Daud anak haram dan tidak masuk hitungan. Bagaimana Daud bisa men-upgrade dirinya sehingga Tuhan angkat luar biasa?
4 Rahasia Daud:
1) Daud mengambil tongkatnya. Sedangkan untuk melawan Goliat tidak memakai tongkat. Ini simbol untuk MENGAMBIL OTORITAS. Mulai ambil tongkat dan perkatakan Firman.
2) Dipilihnya 5 batu licin. Kita harus bisa memilih yang benar. Kita membuat pilihan setiap hari. Pilihan salah membuat kapasitas sempit. Contoh: harus memilih pergaulan yang baik. Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Harus bisa menentukan pilihan yang benar dalam studi, karir, pasangan hidup, dll. Punyai KUASA UNTUK MEMILIH.
3) Batu ditaruh dalam kantong gembala. Karena Daud berasal dari gembala domba, menggembalakan hanya 2-3 domba. Kita harus memiliki KESETIAAN dan KEULETAN. Dipercayakan percara kecil baru perkara besar. Masa sukar akan berlalu, hanya orang ulet yang bertahan.
4) Daud mendekati orang Filistin itu. Tentara2 lain takut menjauh. Punyai KEBERANIAN.
===========
KKR Bethany Toronto Session III
Pdt. Hannah Tanuseputra
Fri Aug 1 2008 18:00
“Berkemenangan seperti Daud”
1 Sam 17:39-46
1) Menanggalkan baju perang Saul (39). Tanggalkan kebiasaan buruk. Gal 5:20-21.
2) Membawa perlengkapan (40). Perlengkapan kita adalah Nama Yesus.
3) Mempunyai keberanian (45) karena mempunyai dukungan Nama Yesus. Yes 41:10 berkata janganlah takut! Ini adalah jaminan dari Tuhan. Berani menghadapi kenyataan hidup. Roma 10:11. Ketika jatuh, miliki keberanian untuk bangkit kembali.
4) Milikilah ketabahan (42,44). Daud tabah sekalipun dihina, diancam dan dikutuki. Jangan gentar. Untuk tabah pegang erat Roma 8:28. Orang tabah tidak mudah putus asa, tidak mudah tersinggung ketika dihina, tidak mengasihani diri sendiri ketika dilukai. Ketika gagal, coba lagi.
5) Mempunyai keyakinan bahwa Yesus sanggup! (46)
===========
KKR Bethany Toronto Session IV
Pdt. Yusak Hadisiswantoro
Fri Aug 1 2008 20:00
“Tubuh, Jiwa, dan Roh”
1 Tes 5:23
TUBUH
Roma 8:5-9
Keinginan tubuh harus dikendalikan oleh Roh. Keinginan daging tidak pernah baik dan berlawanan dengan Allah. Daging tidak berkenan kepada Allah. Orang sukses bisa menunda kesenangan.
Roma 12:1-2
Berubahlah oleh pembaharuan budimu.
JIWA
Amsal 28:26
Tangkap pikiran jiwa dan taklukkan kepada pikiran Kristus dan Firman Tuhan.
Amsal 23:7
Jangan membuat perhitungan sendiri.
Ulangan 18:10
Jangan membuat kekejian di hadapan Tuhan.
ROH
Bagi saudara yang mempunyai catatan lengkap, harap segera email-kan ke bethany.toronto@gmail.com!
===========
KKR Bethany Toronto Session V
Pdt. Yusak Hadisiswantoro
Sun Aug 3 2008 11:00
“4 Tempat Tujuan di Dalam Perjalanan Hidup”
2 Raj 2:4
GILGAL
Bagi saudara yang mempunyai catatan lengkap, harap segera email-kan ke bethany.toronto@gmail.com!
BETHEL
Ketika dalam kesukaran orang datang ke Bethel untuk meminta pertolongan Tuhan. Tabur kesetiaan di rumah Tuhan dan Tuhan akan menuai kesetiaan di rumahmu. God will bring order to chaos.
YERIKHO
The place of fragrance. Kota ini semerbak oleh makanan. Kota yang aman, terpagar dengan baik. Menandakan kelimpahan. A place of safety and pleasure. Ketika kita sampai disini kita akan enak dan nyaman. Jangan berhenti melayani ketika sampai disini. Jalan ke Jordan seperti Elisa.
YORDAN
Merendah sekalipun kemuliaan penuh ada padanya. Seperti Elisa setelah diberkati dan tetap merendah kita akan mendapat tawaran Tuhan lagi untuk dobel porsi (ayat?). Berdoa supaya Tuhan memberikan penyertaan Roh setiap saat.
Setelah mendapat dobel porsi Elia berubah. Ayat 14 Elia melakukan mujizat. Ayat 15 Elia dimuliakan diatas yang lain. Ayat 20 Elia tidak ada keguguran, apa yang dia lakukan tidak ada yang gugur. Ayat 31 mulut Elia ada kuasa.





Comments