You are currently browsing the daily archive for April 15th, 2009.
Ayat bacaan:
Yohanes 19:30
“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.”
Jumat agung, karya penebusan Yesus Film “The Passion Of The Christ” karya Mel Gibson menggambarkan beberapa jam terakhir dari kehidupan Yesus di dunia. Kita melihat berbagai dera dan siksa diluar batas perikemanusiaan yang dialami Kristus hingga akhirnya wafat di atas kayu salib. Ketika film-film Yesus sebelumnya belum berani menggambarkan seperti apa bilur-bilur dan tercabik-cabiknya tubuh Yesus, kali ini Mel Gibson memutuskan untuk memvisualisasikannya secara detail setelah melakukan observasi mendalam. Hasilnya memang mengerikan untuk dilihat. Ada begitu banyak orang yang menangis ketika menontonnya, dan tidak sedikit pula yang tidak berani melihat adegan demi adegan yang ditunjukkan. Tidak hanya itu, James Caviezel pemeran Yesus sampai mengalami pergeseran sendi bahu ketika menggotong salib, yang konon katanya kurang lebih tepat seberat salib yang waktu itu dibawa Yesus. Salah satu jenis cambuk yang dipakai oleh orang Romawi pada saat itu diketahui mengerikan. Cambuk bergagang kayu dengan tali dari kulit yang bercabang. Pada ujung-ujungnya diberi bulatan keras atau paku kecil, ada juga yang berbentuk kail di ujungnya, siap mencabik daging orang yang terkena lecutan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ada ratusan lecutan mendera Yesus, dimana setiap lecutan menyobek beberapa bagian tubuh akibat adanya percabangan pada cambuk itu. Mahkota duri, memikul salib, dipaku di atas salib, hingga akhirnya Yesus pun wafat di atas kayu salib. Saya yakin kejadian sebenarnya jauh lebih mengerikan dari apa yang kita lihat dalam film “The Passion of the Christ” itu. Mungkin kita bakal pingsan jika melihat langsung proses penyiksaan hingga penyaliban Kristus. Read the rest of this entry »


Comments