Written by Joice Hadisiswoyo
Sunday, 12 October 2008
Pdt. Nathanael Setiabudi Prayogo
Khotbah Raya III 12-10-08
Source: Graha Bethany Nginden
Dalam Markus 4:35-41 telah dikisahkan tentang murid-murid Yesus yang sedang mengalami badai saat mereka ada dalam perahu, namun mereka tetap aman karena ada Yesus bersama mereka. Begitu juga dalam hidup ini sekalipun ada badai menerpa dalam kehidupan kita namun jika Yesus beserta kita, maka hidup kita akan aman. Saat menghadapi badai pada umumnya manusia bersikap sinking feeling yaitu perasaan takut tenggelam. Demikian seperti yang dikisahkan dalam markus 4:38 bahwa murid-murid Yesus sempat mengalami perasaan singking feeling. Jadi perasaan sinking feeling itu suatu perasaan takut terhadap sesuatu yang belum terjadi namun kita suduah terlebih dahulu takut, padahal perasaan kita belum tentu benar.
JENIS BADAI:
1. Badai Situasi,
Sesuatu hal yang mengubah keadaan yang baik menjadi keadaan yang buruk.
2. Badai hubungan dengan sesama
Badai ini terjadi kepada dua pihak, misalnya terjadi antara hubungan suami istri, yang tadinya harmonis tiba-tiba ada masalah.
3. Badai Emosional
Badai ini datang ketika ada suatu reaksi dari luar sedangkan emosi kita tidak dapat menguasai reaksi tersebut, sehingga muncul hal-hal yang negative, misalnya : iri hati, dengki, jengkel, cemburu dan lain sebagainya.
Salah satu ciri dari badai adalah mencabut semua apa yang ditanam
KENYATAAN BADAI
1. Tidak terelakkan, badai merupakan bagian dari hidup. Allah tidak menjanjikan saat kita percaya padanya kita lepas dari badai (Yakobus 1:2).
2. Badai tidak terduga (Markus 4:37), Matius 8:24, badai dalam hidup ini jangan dihindari melainkan harus dihadapi.
3. Badai itu tidak berpihak, maksudnya orang yang mengalami badai itu tidak hanya orang baik saja, orang yang taat, melainkan semua orang.
BAGAIMANA RESPON KITA?
1. Panik (Matius 8:25)
Saat menghadapi badai pada umumnya manusia panik, padahal saat kita panik lebih cepat membuat putus asa terhadap kenyataan.
2. Tenang (Matius 8:24 ; Markus 4:38)
Imamat 26:6
BAGAIMANA SAAT DI TENGAH BADAI KITA BISA MERASAKAN KEDAMAIAN?
1. Tinggal dalam hadirat Tuhan
2. Tetap percaya bahwa Allah peduli terhadap umatNya
3. Bergantung pada Tuhan
LALU APA MASALAH UTAMANYA?
Memiliki iman yang kecil
Solusinya : memiliki iman yang kuat
Dari 3 kenyataan badai, semuanya itu hanyalah sementara, ingatlah akan perkataan Yesus dalam Markus 4:35, Mazmur 107:29-30
BADAI PASTI BERLALU


1 comment
Comments feed for this article
March 14, 2009 at 2:07 am
santa
mmh .
boleh minta sesuatu ga ?
minta biodata murid” yesus donk .
dan sejarah nya .
boleh ga ?