You are currently browsing the monthly archive for November 2008.

© Noel back in Zurich

© Noel back in Zurich

Written by Joice Hadisiswoyo
Sunday, 12 October 2008

Pdt. Nathanael Setiabudi Prayogo
Khotbah Raya III 12-10-08
Source: Graha Bethany Nginden

Dalam Markus 4:35-41 telah dikisahkan tentang murid-murid Yesus yang sedang mengalami badai saat mereka ada dalam perahu, namun mereka tetap aman karena ada Yesus bersama mereka. Begitu juga dalam hidup ini sekalipun ada badai menerpa dalam kehidupan kita namun jika Yesus beserta kita, maka hidup kita akan aman. Saat menghadapi badai pada umumnya manusia bersikap sinking feeling yaitu perasaan takut tenggelam. Demikian seperti yang dikisahkan dalam markus 4:38 bahwa murid-murid Yesus sempat mengalami perasaan singking feeling. Jadi perasaan sinking feeling itu suatu perasaan takut terhadap sesuatu yang belum terjadi namun kita suduah terlebih dahulu takut, padahal perasaan kita belum tentu benar.

JENIS BADAI: Read the rest of this entry »

Worship leader Tim Hughes was inspired to write a song about Christ’s humility.
By Lindsay Terry

Light of the world,
You stepped down
into darkness

At 27, Tim Hughes has already reached great heights as a singer/songwriter and worship leader. His songs are sung worldwide in praise-and-worship gatherings and in church services. And Tim’s signature song, “Here I Am to Worship,” has been recorded by numerous artists.

Hughes, a citizen of England, grew up in a small town just outside London. “Since my dad was a pastor, I grew up in church,” he says. “I always kind of believed in God, but when I was 11 years old, I went to a conference and had the opportunity to observe people who were very passionate about singing. It dawned on me that they weren’t singing about someone or something, but they were singing to Someone. That really challenged me. I gave my life to Christ and my relationship with God changed from ‘knowing’ Him in my head to ‘knowing’ Him in my heart.” Read the rest of this entry »

© TopTechWriter.US

© TopTechWriter.US

The three men behind one of our greatest Christmas carols.
By Lindsay Terry

Let every heart
prepare Him room,
And heaven and
nature sing.

One of our most popular Christmas carols is the result of the efforts of Isaac Watts and Lowell Mason—and, some believe, George Frederick Handel. Watts was a frail, quiet man only five feet tall. Mason was an energetic publisher, choir director, and composer. Handel was a large, robust musical genius. Handel and Watts were contemporaries in London and one imagines they must have appreciated each other’s talents. Mason lived 100 years later in Boston.

In 1719 Isaac Watts, already a notable scholar and author, sat down under a tree at the Abney Estate near London and began to compose poetry based on Psalm 98. Watts had begun writing verses as a small child. In his teen years he complained that the songs in church were hard to sing. His father said, “Well, you write some that are better.” And so he did. For the next two years, young Isaac wrote a new hymn each week. (He would eventually write more than 600 of them, all based on Scripture.) Today, hymns like “Alas! and Did My Savior Bleed” and “When I Survey the Wondrous Cross” are hallmarks of the Christian church, and Watts is regarded as “the Father of English Hymnody.” Read the rest of this entry »

© Watchcaddy

© Watchcaddy

Author Unknown

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama didepan kedainya, lalu berkata? Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi? “Ya, tetapi, aku tdk membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu. “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik kedai. Silahkan duduk, aku akan memasakan bakmi untukmu. Read the rest of this entry »

loyalBacaan: Kej 26

Khotbah Sunday, 19 November 2008
oleh Pdm. Frans Wirayadi

Krisis selalu terjadi dalam hidup setiap orang, baik krisis di pekerjaan, global ekonomi, keseharian dalam rumah tangga dan sekolah, tetapi marilah kita memandanganya sebagai krisis terakhir. Marilah kita berharap melalui krisis ini, berkat kita nantinya akan menjadi lebih besar dan semoga terjadilah transfer kekayaan kepada kita semua dan gereja Tuhan seperti yang terjadi pada Ishak, anak Abraham. Dalam alkitab tertulis (Kej 26: 1): Maka timbullah kelaparan di negeri itu (Tanah Perjanjian). Ini bukanlah kelaparan yang pertama, yang telah terjadi pada jaman Abraham.

Sebab itulah Ishak pergi ke Gerar. Ada pepatah “like father, like son.” Abraham juga lari pada waktu terjadi kelaparan. Ishak pada waktu terjadi kelaparan juga hendak lari ke Gerar pada Abimelekh, raja Filistin. (2)Tuhan kemudian menampakan diri dan berfirman, “Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. Tinggalah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau…” dan demikianlah dia diam di Gerar dan terjadilah berkah yg berlimpah. Ketaatannya kepada Allah yang telah Ishak tabur, menuaikan kelimpahan. Read the rest of this entry »

© wallyg

© wallyg

Beberapa tahun yang lalu di sebuah musim panas di Florida bagian selatan. Seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah danau di belakang rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia berlari keluar pintu belakang sambil melepaskan sepatu, kaus kaki dan kaosnya, terjun ke air yang dingin. Dia berenang dan berenang terus tanpa disadarinya bahwa dia sudah berada di tengah-tengah danau.

Bersamaan dengan itu, seekor buaya besar juga sedang berenang ke arah yang sama. Ibunya dari dalam rumah memandang ke arah jendela dan melihat anaknya dan buaya tersebut semakin lama semakin mendekat satu dengan yang lain. Dengan ketakutan yang luar biasa, dia berlari ke dekat pinggir danau tersebut sambil berteriak kepada anaknya dengan sekuat tenaga. Ketika mendengar teriakan ibunya, anaknya sadar dan berbalik berenang ke arah ibunya. Namun terlambat sudah. Read the rest of this entry »

© xjyxjy

© xjyxjy

Dahulu kala…
Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ke dua karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, ‘Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri’. Read the rest of this entry »

Shalom,

Terlampir adalah Warta Jemaat serta Renungan Harian untuk anda sepanjang minggu ini. Kami mohon maaf atas kesalahan cetak oleh redaksi.

Tuhan Yesus memberkati.

-Bethany Toronto

wartajemaat16nov2008wartajemaat16nov2008_2renunganharian09nov2008_2renunganharian09nov2008renunganharian09nov2008_3

© Joe the WOP

© Joe the WOP

Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 14 August 2008

Ayat Bacaan Amsal 6:1-11

Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilahkah engkau akan bangun dari tidurmu? (Amsal 6:9)

Setiap orang di dunia pasti ingin mengalami kemenangan. Namun tidak jarang manusia sering mengalami hambatan dalam meraih sebuah kesuksesan Ada beberapa hal yang harus kita hindari yaitu:

Pertama adalah kemalasan, rasa malas merupakan salah satu faktor yang membuat seseorang jauh dari keberhasilan. Karena sebuah kesuksesan tidak akan dapat diraih hanya dengan bersantai melainkan disertai dengan usaha, juga ketekunan. Karena itu setiap kita yang sudah diberi talenta oleh Tuhan, kita harus dapat mempergunakan sebaik mungkin supaya waktu yang ada jangan sampai berlalu dengan sia-sia. Karena itu Amsal 6:6-8 menasehatkan “pergilah kepada semut dan jadilah bijak, dan sekalipun tidak ada pemimpinya semut tetap mengumpulkan makananya…” Read the rest of this entry »

© carf

© carf

Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 23 October 2008

Ayat Bacaan Yosua 1:1-18

Sebab itu hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus

2 Timotius 2:1

Saat Yosua dipilih oleh Allah untuk menggantikan Musa dalam memimpin umat Israel, terlebih dahulu Tuhan memberikan janji-janji pada Yosua. Dan Tuhan berfirman padanya, ”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu” (Yosua 1:9). Demikian pula pernyataan ini juga ditujukan kepada setiap kita supaya di tengah masalah atau situasi kehidupan yang tidak menentu kita tetap memiliki hati yang teguh dan kuat serta meletakkan kepercayaan hanya kepada Tuhan. Karena Tuhan menghendaki agar setiap umatNya menjadi umat yang kuat dan bukan umat yang lemah. Adapun ciri orang yang menguatkan imannya dalam Yesus adalah ia selalu percaya penuh pada Tuhan, tidak mudah menyerah dan mempunyai keyakinan bahwa ia pasti mampu melewati segala situasi yang terjadi. Yang berikutnya dalam Yosua 1:5, Tuhan berfirman bahwa Ia akan selalu menyertai kehidupan Yosua dan tidak akan meninggalkannya. Read the rest of this entry »

Save and Share Us

AddThis Social Bookmark Button

Come and Join us

Come and join us for service every Sunday at Portico Community Church, Fireside Room at 11 am. Check out About Us page for more info.

RSS Verse of the day

  • Psalm 100:4-5
    “Enter his gates with thanksgiving and his courts with praise; give thanks to him and praise his name. For the LORD is good and his love endures forever; his faithfulness continues through all generations.”

Daily Archive

November 2008
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30