You are currently browsing the monthly archive for October, 2008.

© AP Photo/Sebastian Scheiner — In this photo taken on Sunday, Oct. 26, 2008, Archeologist Yossi Garfinkel displays a ceramic shard bearing …

A teenage volunteer found a shard of pottery (15 cm x 15 cm) in the ruins of an ancient town that bears the oldest Hebrew inscription. It was discovered by the stairs and stone washtub of an excavated home at Hirbet Qeiyafa sits near the city of Beit Shemesh in the Judean foothills, an area that was once the frontier between Israelites and their enemy, the Philistines.

The faded five line inscription in the pottery was dated as far back as 3000 years ago, between 1,000 and 975 B.C., the same time the same time of David’s golden rule in Jerusalem. Finding this evidence would strengthened Jewish claim to Israel and regarded as a proof of David’s kingdom is not just a myth. Yossi Garfinkel, an Israeli archaeologist, suggests that the letters were far older than the famous Hebrew text, the Dead Sea scrolls, that was penned about 850 years after. It is said the characters are known to be proto-Canaanite. Several words have tentatively translated meaning “judge,” “slave” and “king.”

Other archaeologists and scholars suggest not to jump into conclusions yet, as proto-Canaanite characters were not only used by Israelites. However if it is true, it would support the facts that are written in the Bible’s old testament.

Read more about it from here.

hardship

Written by Joice Hadisiswoyo
Thursday, 27 March 2008

Pdt. Hengky So
Khotbah Doa Malam 27/03/08
Graha Bethany Nginden

Mazmur 34:20, mengatakan: Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

Menjadi orang benar tidaklah berarti kita tidak mengalami kemalangan atau kesulitan. Firman Tuhan mengatakan bahwa kemalangan orang benar itu banyak tetapi Tuhan akan melepaskan dari semuanya itu. Ada dua jenis kemalangan yang ada dalam dunia ini yaitu kemalangan yang bodoh dan kemalangan orang benar.

Kemalangan yang bodoh yaitu suatu kemalangan yang sebetulnya tidak perlu kita alami, namun karena kurangnya pengalaman maka hal itu akhirnya kita alami, selain itu karena tidak mau belajar dari pengalaman. Suatu kemalangan yang bodoh ini juga dikarenakan kita tidak dapat menguasai diri. Misal: Ada sepasang suami istri yang bertengkar sampai akhirnya masuk dalam penjara hanya karena kehilangan uang yang jumlahnya Rp. 50.000; padahal seharusnya hal ini tidak perlu terjadi ketika ada penguasaan diri. Read the rest of this entry »

Sleep in an extra hour! Don’t forget to turn back your clock 1 hour back at 2 am this Sunday, Nov 02.

Recently awarded Dove Award 2008 as “New Artist of The Year,” Brandon is not a newcomer to the music industry. He began his passion in writing songs since he’s 13 years old. His music is influenced by his hometown and inspired by Sting, Shawn Collin, and David Wilcox.

“Music, for me, has always been about the songwriting,” Heath says. “When I listen to a song, I really want the lyrics to actually mean something,” he says. “There are a lot of songs out today that aren’t very positive—alluding to sex and rebellion. It takes more skill to write a song with a message or story, and I appreciate the skill of good songwriting.”

Heath was never brought up as a Christian. It was through Young Life’s summer camp that he was shown Christ and got him hooked to church. Since then he became active in Young Life camp through out the US. His heart for missions and for those living in poverty has taken him around the world. “For most of my life, I’ve never had the perspective of a poor person,” he says. “A couple of years ago, I noticed how often Jesus talked about the poor and being among the poor. It’s forced me to lower my expectations of what I think I need.”

Through his second album, What If We, he wishes to challenge people to think about possibilities and to dream as big as they can. “Every part of that phrase, ‘what if we,’ is important,” Heath says. “I don’t even look at it as incomplete – dot, dot, dot – because the ‘what if’ part is about possibilities, obviously. But the ‘we’ part is saying, ‘let’s do this together, let’s not do this alone.’”

“The cool thing about knowing Jesus and knowing that God hears our prayers and desires is that he brings those things to fruition. If you seek his name, nothing is out of reach. So dream as big as you want; if it pleases him, it will be so,” he stated according to his interview with Christian Today Magazine.

For those of you who’s not familiar with him, here’s a clip of his latest single, Give Me Your Eyes.

Lyric: Read the rest of this entry »

Written by Joice Hadisiswoyo
Sunday, 13 April 2008

Pdt. Anthony Chang
Khotbah Raya
Graha Bethany Nginden

Apakah kita pernah mengalami jenuh rohani? Mungkin kita sudah berdoa, puasa, melayani tetapi jawaban persoalan masih belum kunjung tiba. Mungkin juga kita pernah malas dalam doa dan merasa jenuh. Apalagi kita yang ada dalam lingkungan gereja kita merasa jenuh karena banyak persoalan yang belum dijawab.

Suatu ketika Yesus singgah di rumah Maria dan Marta. Dimana Marta sangat sibuk melayani, sedangkan Maria memilih untuk duduk di bawah kaki Tuhan dan mendengarkan apa yang Tuhan katakan. Kemudia Marta berkata kepada Tuhan agar Maria membantu dirinya tetapi Tuhan mengatakan bahwa ia terlalu sibuk melayani tetapi Maria telah mengambil bagian yang terbaik. Apakah dalam hal ini Marta salah?  Dalam hidup ini ada tiga hal yang perlu kita pisahkan supaya kita tidak mengalami rasa jenuh rohani yaitu diri kita, masalah dan Tuhan. Saat kita tidak dapat membedakan maka kita akan mengalami kejenuhan. Dalam perjalanan hidup kita bersama Tuhan, kerohanian kita akan bertumbuh lewat semua persoalan. Kalau tidak ada persoalan kita akan sulit bergaul dengan Tuhan karena tidak ada medianya. Dalam pergaulan dengan Tuhan muncul tiga  aspek yang sangat besar yang ada dalam hidup orang percaya, diantaranya: Read the rest of this entry »

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu.
Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.

Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya.
Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya.
Sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya.
Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?”
Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta.
Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan. Read the rest of this entry »

From: ivana indahwati

Bacaan: Filipi 2:1-11

Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri — Filipi 2:3

Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan-lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas. Hal itu membuat ribuan baut lain terancam lepas pula.. Baut-baut kecil lain berteriak menguatkan, “Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!” Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama. Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan semangat pada satu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa baut kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal.

Sayang, dunia kerja seringkali berkebalikan dengan ilustrasi di atas. Kita malah cenderung girang melihat rekan sekerja “jatuh”, bahkan kita akan merasa bangga apabila kita sendiri yang membuat rekan kerja gagal dalam tanggung jawabnya. Jika itu dibiarkan, artinya perpecahan sedang dimulai dan tanpa sadar kita menggali lubang kubur sendiri. Apa yang disebut gaya hidup seorang Kristen seakan tidak berlaku di tempat kerja. Padahal setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu disorot oleh Sang Atasan. Read the rest of this entry »

Pengkhotbah 3:1-15
3:1 Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

3:2 Ada waktu untuk lahir
Ada waktu untuk meninggal
Ada waktu untuk menanam
Ada waktu untuk mencabut yang ditanam

3:3 Ada waktu untuk membunuh
Ada waktu untuk menyembuhkan
Ada waktu untuk merombak
Ada waktu untuk membangun

3:4 Ada waktu untuk menangis
Ada waktu untuk tertawa
Ada waktu untuk meratap
Ada waktu untuk menari

3:5 Ada waktu untuk membuang batu
Ada waktu untuk mengumpulkan batu
Ada waktu untuk memeluk
Ada waktu untuk menahan diri dari memeluk Read the rest of this entry »

Original message from F3n:

Suatu malam BAPA menyapa seorang anakNya, hamba perempuanNya yang setia, “Selamat malam anakKu,” hamba perempuan itu membalas salam TUHAN dengan lembut, “Selamat malam, TUHAN,”  “AnakKu, maukah kau belajar tentang KASIH?” Saat itu dia dipenuhi sukacita dan menjawab, “Tentu TUHAN!”  “Baiklah,” kata BAPA,” Aku akan menunjukkan KASIH padamu.”

Beberapa waktu berlalu, hamba perempuan itu dengan setia menantikan panggilan TUHAN kembali. Suatu hari dia menemukan janin tertanam dalam kandungannya. Dipenuhi kegembiraan, dia bersama suami dan keluarganya merayakan moment itu.

Bulan demi bulan berlalu, hamba perempuan ini kian menyayangi janin dalam kandungannya, anaknya. Akhirnya waktu bersalin pun tiba. Dipenuhi degup-degup emosi, perjuangan antara hidup dan mati, dia melahirkan anaknya, seorang anak perempuan yang mungil dan cantik seperti dirinya. Hatinya dan seluruh keluarganya dipenuhi sukacita.

Namun tidak berlangsung lama. Beberapa menit sesudahnya, dokter menyatakan bahwa bayi yang dilahirkannya tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya meninggal dalam hitungan jam. Read the rest of this entry »

Ada seorang Profesor mata kuliah Religi yang bernama Dr.Christianson yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kecil di bagian barat Amerika Serikat. Dr. Christianson mengajar ke-Kristenan di perguruan tinggi ini dan setiap siswa semester pertama diwajibkan untuk mengikuti kelas ini. Sekalipun Dr. Christianson berusaha keras menyampaikan intisari Injil kepada kelasnya, ia menemukan bahwa kebanyakan siswanya memandang materi yang diajarnya sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Meskipun ia sudah berusaha sebaik mungkin, kebanyakan siswa menolak untuk menanggapi Kekristenan secara serius.

Tahun ini, Dr. Christianson mempunyai seorang siswa yang spesial yang bernama, Steve. Steve belajar dengan tujuan untuk melanjutkan studinya ke seminari dan mau masuk ke dalam pelayanan. Steve seorang yang popular, ia disukai banyak orang, dan seorang atlet yang memiliki fisik yang prima dan
ia merupakan siswa terbaik di kelas professor itu.

Suatu hari, Dr Christanson meminta Steve untuk tidak langsung pulang setelah kuliah karena ia mau berbicara kepadanya. “Berapa push up yang bisa kamu lakukan?” Steve menjawab, “Saya melakukan sekitar 200 setiap malam.” “200? Lumayan itu, Steve,” Dr. Christianson melanjutkan. “Apakah kamu dapat melakukan 300?” Steve menjawab, “Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan 300 sekaligus.” “Apakah kamu pikir kamu dapat melakukannya? ” tanya Dr. Christianson. “Ok, saya bisa coba,” jawab Steve. Read the rest of this entry »

Save and Share Us

AddThis Social Bookmark Button

Come and Join us

Come and join us for service every Sunday at Portico Community Church, Fireside Room at 11 am. Check out About Us page for more info.

RSS Verse of the day

  • Joshua 24:15
    “But if serving the LORD seems undesirable to you, then choose for yourselves this day whom you will serve, whether the gods your forefathers served beyond the River, or the gods of the Amorites, in whose land you are living. But as for me and my household, we will serve the LORD.”

Daily Archive

October 2008
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031